Pandeglang: Hari Kamis (28/1) pagi, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meresmikan beroperasinya Unit 1 PLTU Banten 2 di Desa Sukamaju, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten. Selain meresmikan Unit 1 PLTU Banten yang berkapasitas 300 MW, Presiden SBY juga meresmikan PLTU Labuhan Angin berkapasitas 2x115 MW di Provinsi Sumatera Utara.
Menneg BUMN Mustafa Abubakar dalam laporannya menjelaskan bahwa pemerintah telah menginstruksikan untuk membangun proyek pembangkit listrik 20 ribu MW yang terbagi dalam dua tahap, masing-masing 10 ribu MW. "Adapun proyek 10 ribu MW pertama ini berada di 37 lokasi yang tersebar di pulau Jawa maupun diluar Jawa. Seluruh pembangkit listrik menggunakan sumber batubara," kata Mustafa.
"Sedangkan untuk 10 ribu MW tahap kedua, pembangkit listrik yang akan dibangun lebih difokuskan untuk menggunakan energi yang terbarukan seperti panas bumi sekitar 4000 MW dan tenaga air sekitar 1000 MW. Total biaya yang dibutuhkan untuk 10 ribu MW tahap pertama ini sekitar 6 miliar US dollar dan lebih dari 30 triliun rupiah," jelas Mustafa. "PLTU Labuan Unit 1 ini merupakan PLTU pertama yang selesai dari seluruh program percepatan pembangunan PLTU batubara 10 ribu MW berdasarkan Peraturan Presiden No 71 tahun 2006," tambahnya.
Bersama undangan yang lain, Presiden SBY menyaksikan penayangan video profil PLTU Labuan Provinsi Banten dan PLTU Labuhan Angin Provinsi Sumut. SBY juga menyaksikan penyerahan bantuan jari nelayan, dana untuk pembangunan jalan desa, dana untuk sekolah dan instalasi air bersih yang diserahkan Dirut PT. PLN serta bantuan instalasi rumah dan penyambungan listrik pedesaan sebanyak 20 ribu satuan sambungan rumah yang diserahkan Gubernur Banten.
Presiden SBY juga menyerahkan bantuan secara simbolis antara lain 10,7 miliar rupiah untuk bantuan dana untuk pengembangan sumber ESDM, dan 750 unit pengbangkit listrik tenaga surya senilai 5.52 miliar.
Presiden SBY menegaskan bahwa pembangunan kedua PLTU ini sangat penting untuk meningkatkan perekonomian dan keadilan bagi kesejahteraan rakyat Indonesia. "Apa yang kami lakukan ini merupakan bagian dari program 100 hari yang dilaksanakan pemerintah sekarang ini. Atas nama negara dan pemerintah saya mengucapkan selamat dan terimakasih atas dibangunnya PLTU. PLTU ini sangat penting bagi rakyat dan perekonomian Indonesia," terang SBY.
Dalam kesempatan tersebut Presiden SBY juga berkesempatan melakukan video conference dengan Gubernur Sumatera Utara Samsul Arifin dan meninjau PLTU Labuan. Hadir antara lain Menteri ESDM Darwin Zahedy Saleh, Mensesneg Sudi Silalahi, Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad, Dirut PLN Dahlan Iskan dan Gubernur Banten Atut Chosiyah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar